Shadow

πŸ‘©β€πŸ‘§β€πŸ‘§ Bagaimana Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak? Ini Ulasannya

Bagaimana Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak
Bagaimana Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Sebagai orang tua, tentu Anda menginginkan hal yang terbaik untuk anak-anak Anda, salah satunya tentang pendidikan. Anda dapat memastikan anak Anda mendapat pendidikan yang berkualitas untuk karir di masa depan. Namun, seperti yang telah diketahui, biaya pendidikan tidaklah murah.

7 Langkah Menyiapkan Dana Pendidikan Si Kecil

Untuk menghindarkan keluarga Anda dari krisis keuangan, Anda dapat menerapkan cara-cara berikut untuk merencanakan dana pendidikan anak Anda.

1.Β Β Β Β  Melakukan Peninjauan Dana-dana Anda

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan meninjau persediaan dana yang Anda miliki baik itu polis asuransi jiwa, tabungan, reksadana, maupun investasi lainnya. Anda dapat mencatat nilainya saat ini dan memproyeksikan nilainya ketika kelak anak Anda mencapai usia 18 atau 21 tahun.

2.Β Β Β Β  Survei Biaya Pendidikan

Anda dapat mulai melakukan survei biaya pendidikan sejak anak Anda masih bayi atau justru sejak masih berada dalam kandungan. Anda juga dapat melakukan survei kembali ketika tiga tahun sebelum anak Anda siap bersekolah. Cara ini bertujuan agar Anda dan pasangan memiliki cukup banyak waktu untuk mengumpulkan biaya pendidikan anak Anda.

3.Β Β Β Β  Menghitung Dana Pendidikan Anak Anda

Cobalah menghitung estimasi dana pendidikan anak Anda. Anda dapat memulai dengan mendata biaya pendidikan serta biaya hidup saat ini, kemudian mengkalkulasikan nilainya di masa mendatang.

4.Β Β Β Β  Hitung Kekurangan Dana

Hitunglah berapa banyak tabungan yang perlu Anda tambahkan untuk memenuhi kebutuhan dana pendidikan anak Anda di masa datang. Jika Anda menghendaki anak untuk belajar di luar negeri, Anda perlu mempertimbangkan dan merencanakan biaya hidup di luar negeri yang lebih mahal.

5.Β Β Β Β  Teliti Sebelum Anda Berinvestasi

Saat ini telah banyak perusahaan asuransi yang menawarkan solusi tabungan pendidikan untuk anak Anda. Sebelum Anda memutuskan untuk menginvestasikan pendapatan Anda, Anda perlu melakukan identifikasi target finansial Anda terlebih dahulu termasuk rata-rata tingkat pengembalian polis, besarnya uang yang bisa Anda sisihkan, dan berapa besar risiko keuangan yang dapat Anda hadapi jika membeli produk investasi tersebut.

Baca Juga :   Tipsβ€Œ β€ŒMenabungβ€Œ β€ŒDanaβ€Œ β€ŒDaruratβ€Œ β€Œuntukβ€Œ β€ŒKeluargaβ€Œ

6.Β Β Β Β  Lakukan Diversifikasi

Jika Anda enggan menganbil risiko yang besar dan lebih memilih investasi yang berisiko rendah, Anda akan menghadapi tingkat pengembalian investasi yang rendah. Hal ini kurang baik jika Anda memiliki kekurangan biaya yang harus Anda tutupi untuk mencapai target finansial. Anda dapat mulai berpikir untuk melakukan diversifikasi yaitu dengan menaruh sebagian aset pada instrumen yang menawarkan tingkat pengembalian dana lebih tinggi.

Prinsip diversifikasi atau menyebar aset pada instrumen yang berbeda-beda ini dapat memperbesar tingkat pengembalian investasi Anda secara keseluruhan sekaligus mempertahankan tingkat risiko. Anda dapat mencairkan dana-dana investasi yang telah dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan.

7.Β Β Β Β  Hindari Meminjam Uang untuk Membayar Biaya Pendidikan Anak

Para orang tua terkadang tergoda untuk meminjam sejumlah uang untuk membayar dana pendidikan anak mereka. Jika besar uang yang dipinjam tidak terlalu besar, mungkin hal ini tidak akan membawa dampak yang buruk. Namun, jika jumlah uang yang dipinjam terbilang besar, para orang tua harus berhati-hati tentang sistem pembayarannya dan memikirkan matang-matang sebelum mengambil keputusan ini.

Nah, itu tadi beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk meyiapkan dana pendidikan bagi buah hati Anda. pastikan Anda menyesuaikan tempat pendidikan anak dengan kemampuan finansial Anda agar anak memperoleh pendidikan yang baik dan Anda tidak merasa keberatan secara finansial.

Tinggalkan Balasan

id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian