Shadow

Jadi Polemik, Pentingkah Dilakukan Lockdown di Indonesia?

Polemik Lockdown di Indonesia
Polemik Lockdown di Indonesia

Sampai saat ini, belum ditemukan vaksin ataupun obat untuk mengatasi wabah Virus Corona yang menjangkiti hampir seluruh negara dunia. Tindakan yang dilakukan hanya sebatas penanganan dengan memberikan asupan agar tubuh bisa melakukan perlawan terhadap Virus Tersebut. Jika kondisi tubuh tidak memungkinkan, maka kematian menjadi resikonya.

Kebijakan non medis yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi wabah Virus Corona adalah dengan mengeluarkan himbauan penutupan sejumlah fasilitas umum dan akses keluar masuk. Tujuannya, untuk menekan seminimal mungkin penyebaran dari wabah tersebut. Dalam sejumlah kondisi terburuk, sejumlah pemerintah dunia memutuskan untuk melakukan Lockdown di negara mereka, seperti Italia dan Malaysia.

Apa itu Lockdown?

Lockdown adalah kebijakan pemerintah untuk melarang aktivitas para warganya keluar rumah, juga menutup semua akses keluar masuk wilayah mereka. Bahkan untuk urusan sepenting apapun, warga harus mendapatkan izin tertulis untuk bisa keluar rumah. Beberapa sudut kota akan dijaga oleh aparat keamanan, untuk memastikan tidak ada warga yang melanggar kebijakan pemerintah.

Polemik Lockdown di Indonesia

Saat ini, di Indonesia sendiri kebijakan Lockdown masih belum dikeluarkan oleh Presiden Jokowi. Masih banyak yang harus dipertimbangkan pemerintah sebelum mengeluarkan perintah Lockdown. Pemerintah dan para pakar masih menganggap kasus Corona di Indonesia masih bisa ditangani dengan kebijakan yang ada.

Sayangnya, hal ini menimbulkan polemik berujung perdebatan menjurus ke politik. Di sosial media muncul dua kubu yang berseberangan menanggapi kebijakan Lockdown. Ada kubu yang menolak kebijakan Lockdown diterapkan, ada kubu yang mendukung pemerintah untuk segera menerapkan kebijakan Lockdown.

Terlalu banyak asumsi liar sebagai bahan perdebatan terkait kebijakan Lockdown ini. Polemik Lockdown ini dimanfaatkan oleh kubu yang anti Jokowi sebagai senjata untuk menyerang. Sementara mereka yang pro terhadap Jokowi, menilai Lockdown hanya dijadikan sebagai alasan untuk menjatuhkan Jokowi, apapun itu keputusan nantinya yang diambil Jokowi.

Baca Juga :   Kenali Perempuan dari Fakta-Fakta Unik Ini

Dampak Buruk Jika Lockdown Diterapkan

Sejumlah pihak menilai kebijakan Lockdown sebaiknya tidak perlu dilakukan di Indonesia saat ini. Mereka menganggap, Lockdown justru akan menjatuhkan perekonomian negeri ini. Beberapa faktor yang memperkuat penolakan kebijakan Lockdown adalah :

  • Distribusi akan terganggu. Jika kebijakan lockdown diterapkan, tentu pengiriman berbagai kebutuhan pokok akan terhenti. Masyarakat pun akan kesulitan mendapatkan bahan pangan. Hal ini justru akan menimbulkan kepanikan baru.
  • Akan terjadi aksi massa. Karena masyarakat kesulitan mendapatkan bahan pangan, mereka akan melakukan penjarahan ke sejumlah toko. Hal ini mereka yakini bisa saja terjadi, mengingat dari kasus-kasus sebelumnya yang menimpa Indonesia.
  • Ekonomi Anjlok. Tidak ada aktivitas ekonomi, maka perputaran uang juga akan terganggu. Hal ini menurut mereka akan sangat berdampak besar pada kondisi ekonomi Indonesia.

Dampak Positif Yang Diharapkan Dari Lockdown

Sementara itu, pihak lain menilai pemerintah perlu untuk segera menerapkan kebijakan Lockdown, agar wabah virus Corona bisa diatasi secepat mungkin. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan mereka adalah :

  • Memutus rantai penyebaran virus corona. Dengan mengeluarkan kebijakan membatasi segala aktivitas warga, maka akan dengan efektif memutus penyebaran infeksi Virus Corona. Pasalnya diketahui virus ini dengan mudah menyebar melalui kontak langsung, antara orang yang sehat dengan orang yang terinfeksi.
  • Berkaca dari negara lain. Pihak yang pro dengan kebijakan Lockdown, meminta pemerintah untuk mengambil pengalaman dari negara lain yang kini sudah terjangkiti Virus Corona yang parah, seperti Italia. Menurut mereka apa yang terjadi di Italia adalah karena pemerintah tidak tanggap dan terlambat untuk melakukan tindakan pencegahan penyebaran Virus Corona. Ketika jumlah orang yang terjangkiti sudah melonjak, dan sulit ditangani, justru pemerintah Italia baru saja mengumumkan kebijakan Lockdown.
Baca Juga :   Kontroversi Omnibus Law, Ditolak Buruh, Didukung DPR

Tinggalkan Balasan

id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian