Shadow

Mobil Yang Ditumpangi Istri Irjen Pol Boy Rafli Amar Dihantam Bus TransJakarta

Kecelakaan Bus TransJakarta dan Irjen Boy
Gambar Ilustrasi Kecelakaan Bus TransJakarta dan Irjen Boy Rafli Amar (Mantan Petinggi Polri)ย 

Beberapa waktu lalu sempat viral foto dan video sebuah mobil Pajero berwarna hitam dengan lampu strobo, ringsek di pinggir jalan. Mobil tersebut rupanya baru saja terlibat kecelakaan dengan sebuah bus TransJakarta. Lokasi kecelakaan berada di Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Setelah dilakukan investigasi, diketahui mobil tersebut sedang ditumpangi oleh istri mantan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafli Amar, Irawati. Akibatnya Irawati bersama dengan sang sopir mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kronologi Kejadian

Saat itu pada hari Rabu, 9 Maret 2020 sekitar pukul 10.30 WIB, bus Transjakarta melaju dari arah utara menuju ke selatan. Saat itu bus TransJakarta baru saja berhenti di halte dan melaju lurus menuju persimpangan Sultan Iskandar Muda dengan cukup kencang.

Kemudian ada mobil Pajero hitam yang kemudian diketahui salah satu penumpangnya merupakan istri Irjen Boy Rafli Amar. Mobil itu melaju dari arah Permata Hijau dan ketika di persimpangan mau berbelok ke arah Pakubuwono. Karena TransJakarta tidak sempat lagi mengurangi kecepatan, terjadilah tabrakan tersebut. Dari keterangan saksi di sekitar kejadian, mereka membantah jika mobil berada di jalur TransJakarta.

Sopir Bus Dijadikan Tersangka

Dari kecelakaan tersebut, aparat berwenang melakukan investigasi dan akhirnya menetapkan sopir bus berinisial JW sebagai tersangka. Hal ini diungkapkan oleh AKBP Fahri Siregar selaku Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

JW diduga telah lalai dalam mengemudikan bus TransJakarta sehingga mengakibatkan kecelakaan dan korban luka-luka serta kerusakan kendaraan. Dia pun dikenakan pasal Pasal 310 ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Darat. JW terancam dengan denda Rp 2 juta dan juga hukuman penjara paling lama 1 tahun.

Baca Juga :   Bentrok Dengan Ojol dan Gelapnya Dunia Debt Collector

Meski ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan ini, pihak kepolisian tidak akan menahan JW. Alasannya karena ancaman hukuman pidananya hanya satu tahun, serta tidak termasuk dalam pasal pengecualian yang bisa dilakukan untuk penahanan. Hal ini juga dikarenakan dari pihak korban hanya mengalami luka-luka ringan, sehingga polisi memberikan sedikit keringanan kepada JW. Dari hasil tes urine juga diketahui JW tidak terindikasi adanya penggunaan narkoba atau miras, sehingga kejadian ini murni kelalaian semata.

Hukuman juga diberikan oleh pihak TransJakarta kepada JW, karena dia dianggap telah lalai dalam tugasnya. Pihak TransJakarta akan memberikan hukuman berupa penghentian operasi. Pihaknya juga akan menerapkan sanksi administrasi, namun masih akan menunggu dari hasil penyidikan yang dilakukan kepolisian.

Kondisi Penumpang Mobil Pajero

Usai kecelakaan yang cukup parah tersebut, Istri Irjen Boy Rafli Amar langsung dibawa ke rumah sakit. Namun pihak kepolisian tidak mau mengungkap di mana rumah sakit yang merawat Irawati dan sopirnya itu. Yang jelas, tindakan medis langsung diberikan kepada para korban luka-luka.

Irawati menjalani rawat inap di rumah sakit selama beberapa hari, hal ini diambil untuk benar-benar memastikan kondisinya hingga sembuh dari luka. Dari keterangan pihak kepolisian, Irawati juga menjalani observasi lengkap seluruh tubuh untuk menemukan bagian yang mengalami luka dalam. Lebih lanjut, kepolisian menjelaskan jika Irawati mengalami luka paling parah di bagian kepala, akibat kerasnya benturan saat kecelakaan.

Sementara itu kondisi sopir yang mengemudikan mobil Pajero mengalami luka-luka lebih ringan dari Irawati. Dia mengalami sejumlah luka di bagian tangan berupa luka lecet dan juga luka dalam berupa patah tulang ringan.

Tinggalkan Balasan

id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian