Shadow

Tips‌ ‌Menabung‌ ‌Dana‌ ‌Darurat‌ ‌untuk‌ ‌Keluarga‌

Tips Menabung Dana Darurat untuk Keluarga
Tips Menabung Dana Darurat untuk Keluarga

Menyiapkan‌ ‌dana‌ ‌darurat‌ ‌untuk‌ ‌keluarga‌ ‌sangatlah‌ ‌penting‌ ‌demi‌ ‌masa‌ ‌depan‌ ‌keluarga‌ ‌ketika‌ ‌di‌ ‌masa‌ ‌tua.‌ ‌Sebenarnya‌ ‌tidak‌ ‌hanya‌ ‌jaga-jaga‌ ‌di‌ ‌masa‌ ‌tua‌ ‌saja,‌ ‌tapi‌ ‌kebutuhan‌ ‌mendadak‌ ‌lainnya‌ ‌seperti‌ ‌gangguan‌ ‌kesehatan,‌ ‌kerusakan‌ ‌pada‌ ‌rumah,‌ ‌hingga‌ ‌kebutuhan‌ ‌dalam‌  kehidupan bersosial.

Lakukan Ini untuk Menabung Dana Darurat

Menabung sebagian penghasilan untuk dana darurat harus diprioritaskan agar hasil dari bekerja tidak hanya habis untuk kebutuhan sehari-hari. Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan dalam kehidupan berkeluarga untuk dana darurat.

1.     Menghitung Pemasukan dan Pengeluaran dalam Keluarga

Salah satu hal yang harus diperhatikan untuk memulai tabungan dana darurat adalah mengetahui seberapa besar pemasukan dan pengeluaran di keluarga Anda. Setelah Anda mengetahui dua hal tersebut secara otomatis Anda akan tahu seberapa besar uang yang bisa ditabung untuk dana darurat.

Karena tabungan ini bukan dana yang bisa digunakan sewaktu-waktu sesuka Anda. Tapi, dana darurat digunakan untuk situasi yang benar-benar darurat dan tidak memungkinkan untuk menggunakan uang sehari-hari. Jadi, sebelum Anda menabung harus dipersiapkan matang-matang terlebih dahulu.

2.     Membuat Anggaran Secara Otomatis

Maksud dari membuat anggaran secara otomatis adalah Anda bisa melakukan pemotongan otomatis pada rekening Anda. Hal ini memungkinkan Anda untuk meminimalisir terjadinya kekacauan dalam membagi uang untuk kebutuhan sehari-hari atau untuk dana darurat. Dengan demikian, Anda tidak akan ceroboh dalam menggunakan uang dalam keluarga.

Cara ini adalah cara yang paling efektif untuk menghindari lupa dalam menggunakan uang. Jadi, sangat direkomendasikan untuk Anda yang takut uang tabungan dana darurat terpakai untuk kebutuhan yang lainnya.

3.     Menggunakan Uang Lebih sebagai Tabungan Dana Darurat

Uang lebih yang dimaksud adalah uang kembalian dari belanja. Anda tidak harus menghabiskan uang Anda ketika belanja. Jika semua kebutuhan pokok sudah dibeli, jangan membeli barang lainnya yang tidak terlalu dibutuhkan. Alangkah baiknya jika Anda menyisihkan uang lebih dari belanja untuk tabungan dana darurat keluarga.

Baca Juga :   🤔 Apa Itu Personal Finance? Inilah Ulasannya 🙂👍

Jadi uang tersebut bisa bermanfaat lebih baik untuk kedepannya, daripada untuk hal yang tidak penting saat ini.

4.     Menyimpan Dana dengan Baik

Anda harus memikirkan tempat menyimpan dana ini dengan baik agar tidak mudah diambil pada keadaan yang sebenarnya tidak darurat. Tapi, tetap pada tempat yang bisa diambil sewaktu-waktu jika dibutuhkan. Oleh karena itu, Anda harus memikirkannya dengan sebaik-baiknya.

5.     Mengalokasikan Dana Darurat sebagai Investasi

Ketika tabungan dana darurat Anda sudah mencapai jumlah yang cukup besar, sebaiknya Anda mengalokasikan dana darurat Anda untuk investasi. Tapi jangan sembarang investasi yang Anda jalankan.

Harus tetap dipikirkan apakah investasi tersebut kedepannya bisa menguntungkan dan memiliki resiko kecil. Misalnya investasi tanah, ini investasi yang sangat direkomendasikan karena semakin lama harga tanah akan semakin meningkat.

6.     Memulai Dikit Demi Sedikit

Menyisihkan uang untuk tabungan dana darurat tidak harus dengan jumlah yang besar. Anda bisa memulainya dengan jumlah sedikit demi sedikit, agar Anda tidak bingung mengelolanya. Jika Anda langsung menyimpan dengan jumlah besar ada kemungkinan uang kebutuhan sehari-hari Anda akan kekurangan.

Itulah beberapa tips untuk menabung dana darurat keluarga yang mudah Anda terapkan. Anda harus mengusahakan untuk menerapkan tips tersebut agar ketika terdapat suatu hal yang darurat Anda tidak bingung dan panik. Walaupun masih banyak orang yang mengabaikan perihal penting ini, jangan sampai Anda menjadi salah satu dari mereka.

Tinggalkan Balasan